Di professional services, reputasi biasanya dibangun oleh expertise. Tantangannya muncul ketika expertise yang sama menjadi pusat dari terlalu banyak hal.
Pitch perlu partner. Case penting perlu partner. Review akhir perlu partner. Client merasa aman—dan firm terlihat kuat.
Lalu tiba-tiba ia harus membawa client, membangun team, menjaga margin, memberi feedback, dan mengambil keputusan yang dulu tidak pernah menjadi pekerjaannya.
Cara paling mudah untuk growth adalah tambah orang atau naikkan rate. Tapi expertise, methodology, knowledge, dan relationship yang sudah dibangun bertahun-tahun tetap dipakai dengan pola yang sama.
Setiap client berbeda. Setiap case punya nuance. Itu benar. Tetapi jika semuanya selalu dimulai dari nol, pengalaman bertahun-tahun tidak pernah benar-benar menjadi leverage.
Tapi: apa yang belum saya lihat?